Dua Titik Posko Banjir Tanjung Pura Jadi Sasaran Satgas Inti Prabowo Sumut
SUMUT, MATANUSANTARA — Satgas Inti Prabowo (SIP) Provinsi Sumatera Utara bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir di dua titik posko pengungsian di Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Kamis sore (4/12/25).
Informasi tersebut dihimpun berdasarkan sumber yang menyebut di lapangan bahwa ada dua posko yang dipilih merupakan lokasi terdalam yang sejak awal banjir minim tersentuh bantuan reguler.
SEMMI Sesalkan Bupati Tinggalkan Aceh Selatan Saat Banjir Melanda Daerah
Bantuan berupa sembako, tabung gas, serta kebutuhan dasar lainnya diterima langsung oleh Danramil Hinai, Gunawan Lubis, serta Ibu Atun bersama warga Desa Cempa.
Dari pantauan tim media, sejumlah warga mengaku baru kali ini menerima bantuan menyeluruh setelah banjir memasuki hari ke-9.
Demo Besar Enrekang Tolak Tambang Emas, Massa Ultimatum Pemerintah Daerah
Diwawancarai, Ketua SIP Provinsi Sumut, Bunda Kumalawati, bersama Tim Kemanusiaan terjun langsung menyalurkan bantuan sekaligus memetakan kebutuhan tambahan, terutama obat-obatan yang mulai menipis. Tim juga menemukan beberapa titik akses warga yang masih terisolir lumpur setinggi lutut.
Dalam penyaluran di lapangan, Kumalawati memastikan distribusi diprioritaskan kepada keluarga yang paling terdampak dan wilayah yang disebut warga sebagai “zona sepi kunjungan”, merujuk pada beberapa dusun yang belum mendapat perhatian pemerintah setempat.
ISMI Aceh Dorong Ekspor UMKM untuk Jawab Tantangan Kemiskinan Daerah
Bunda Kumalawati yang dikenal aktif dalam misi sosial menegaskan bahwa aksi tersebut merupakan komitmennya untuk hadir dalam kondisi darurat.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Bapak Musa Bangun selaku Dewan Penasehat SIP atas terlaksananya kegiatan untuk membantu korban banjir hari ini, dan kami juga memahami bahwa bencana ini memberikan dampak besar bagi saudara-saudara kita di Tanjung Pura Desa Cempa khususnya. Insyaallah Tim SIP Sumut berkomitmen untuk berada di sisi masyarakat yang kurang diperhatikan dalam situasi apa pun itu,” ujarnya kepada awak media. Kamis (04/12)
KPK Sebut 19 Daerah di Sulsel Masih Zona Merah SPI, Ungkap Fakta Baru di Makassar
Sementara, Warga Desa Cempa turut menyampaikan terima kasih kepada SIP Sumut, Presiden Prabowo Subianto, dan Bapak Musa Bangun. Mereka juga menyebutkan kebutuhan mendesak yang belum terpenuhi berupa pampers, susu bayi, minyak angin, obat-obatan, serta bahan medis, mengingat banyak anak-anak dan lansia mulai jatuh sakit akibat paparan air banjir yang sudah berhari-hari tidak surut.
Kumalawati menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari agenda Sikap Tanggap Keadaan Darurat Bencana di bawah payung kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto. Selain bantuan logistik, SIP juga menyalurkan tabung gas untuk warga yang kesulitan memasak di lokasi pengungsian.
196 Napi “Bandel” Dipindahkan ke Nusakambangan, Daerah Asalnya Mengejutkan
Tim Kemanusiaan SIP Sumut memastikan akan terus memantau distribusi bantuan di wilayah terdampak banjir, khususnya di Kabupaten Langkat yang menjadi zona terparah. Tim juga membuka peluang penambahan bantuan sosial berdasarkan kebutuhan faktual di lapangan.
Langkah ini menjadi bentuk komitmen Satgas Inti Prabowo Sumut dalam mendukung percepatan pemulihan dan hadir langsung di titik-titik yang selama ini luput dari perhatian. (RAM/Rikki)

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan